Gerak melingkar

April 13, 2013
by

Gerak melingkar merupakan gerak dengan lintasan berbentuk lingkaran.

 

gerak melingkar-1

Ketika roda berputar, maka roda berputar menempuh sudut tertentu. Untuk satu putaran penuh roda akan menempuh sudut 360o atau 2. pi. radian, yang sama dengan keliling lingkaran roda.

 

gerak melingkar-2

Terdapat dua macam gerak melingkar, Gerak Melingkar Beraturan (GMB) dan Gerak Melingkar Berubah Beraturan (GMBB). Dalam gerak melingkar, baik gerak yang beraturan(GMB) maupun yang berubah beraturan (GMBB) geraknya akan selalu berulang seperti sebuah getaran. Sebuah titik pada geraknya, setelah melakukan satu putaran penuh titik itu akan kembali pada posisi semula. Waktu yang diperlukan oleh titik itu untuk melakukan satu kali putaran penuh di sebut periode. Adapun banyaknya putaran tiap detik disebut frekuensi, sehingga persamaan untuk periode; T = t/n, dan persamaan untuk frekuensi f = n/t dan hubungan antara T dan f
dinyatakan dengan T = 1/f. dengan n = jumlah putaran.

Gerak Melingkar Beraturan (GMB) adalah gerak dengan lintasan melingkar berjari-jari R dengan kecepatan sudut tetap atau percepatan sudut = 0.

 

gerak melingkar-3

Gerak melingkar berubah beraturan adalah gerak melingkar dengan jari-jari R, dengan kecepatan berubah secara beraturan atau percepatan sudut tetap.

gerak melingkar-4

 

gerak melingkar-5

 

Pada gerak melingkar terdapat dua macam percepatan, yaitu percepatan tangensial dan percepatan sentripetal. Percepatan sentripetal adalah percepatan yang arahnya ke pusat lingkaran. Sedang, percepatan tangensial adalah percepatan yang arahnya selalu menyinggung lintasan.

gerak melingkar-6

Pada GMB berlaku:

gerak melingkar-7

 

Percepatan total adalah :

gerak melingkar-8

 

 

Pada GMBB berlaku:

gerak melingkar-9

Percepatan total adalah :

gerak melingkar-10

 

 

 

Kecepatan maksimum pada tikungan yang diperbolehkan

 

 

gerak melingkar-11

Besar kecepatan maksimum agar kendaraan tidak selip adalah:

gerak melingkar-12

————————-

Sumber:

Marteen Kanginan. 2010. Fisika SMA kelas X. Jakarta: Erlangga

RinawanAbadi, dkk. 2009. Buku Panduan Pendidik Fisika untuk SMA/MA untuk kelas X. Klaten: Intan Pariwara.

Share on Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Switch to our mobile site